Postingan

Angin Syahdu Untuk Kerinduanku

Angin syahdu kau gerakkan dedaunan.. Kau selalu menghiburku dan mengingatkanku akan kenangan.. Ohh, angin berhembuslah jauhh sampaikan salam rinduku padanya.. Aku disini selalu resah merindukannya.. Karena godaan-godaan bayangnya.. Angin syahdu tolonglah diri ini yang selalu merindukannya.. Angin syahdu terbanglah engkau ke angkasa katakanlah padanya, AKU INGIN DENGANNYA SELALU Dan SELAMANYA..                                                                       

RINDUKU Pada Sang Terkasih

S ang angan surya... Berbisik di daun telinga... Hingga merasuk kedalam qalbu... Surga hati ini tersentuh... Ucapnya harapan selalu ada... A da engkau yang selalu menjaga dan menemaniku... Kala yang lain membiarkanku menangis... Engkau yang selalu ada juga rela mendengarkan suara rintihanku juga jeritan hati kecilku...                                                          

Ingatkah Engkau..

Tengtang tangkai yang kian menunduk, menahan embun disela hembusan sang bayu... Dari malam yang masih panjang, dan dari lamunan yang tak kunjung usai... Adakah sakit diantara kerinduan itu?   Ketika sunyiku telah lenyap olehmu Juga perih yang telah tersingkap oleh senyuman... Biarlah kasih tetap utuh pada tempatnya, menjadi permata di biang kebosanan... Ia akan bersinar dimalam sunyi, manabur kasih dalam kerinduan langit malam, dan menerangi jalanmu... Melangkahlah bersamaku, mengurai Rindu dalam Kasih-Nya ...                                                                   

Ilusi Kerinduanku Untukmu

Terpuruk aku dalam lautan kerontang, begitu gersang akan sayangmu.. Disini q nikmati pilu menyambut sayangmu, mengurai nafas dari kerinduan yang kian menyesakkan.. Darimu, dari dirimu yang penuh hangat akan sayangmu.. Dirimu begitu q rindukan, hingga kadang q dekap dirimu di padang ilusi hatiku,   yang hanya ADA   aku dan dirimu... Aku merindukan dirimu, walau hanya bayang kelabu dimataku atau nyatalah dalam dekapanku dibayang dirimu..

Kerinduanku Yang Nyata

J ika malammu sunyi tanpa hadirku disisi.. Pejamkan matamu dan dekap aku erat dalam peluk hangatmu.! Kasih andai dapat q gambarkan kerinduanku dengan Pohon sebagai Kuas, Air Laut   sebagai Tintanya, Bumi sebagai Kanvasnya.! Itu tidak cukup untuk menggambarkan kerinduanku yang teramat Merindukanmu.. Gambaran kerinduanku yang T’nyata dalam KERINDUANKU yang Nyata.!