Postingan

PANCASILA, 5 DASAR.

Gambar
Selamat hari lahir PANCASILA. Semoga tidak ada lagi yang meributkan tentang keTUHANan, mengatasnamakan keMANUSIAan, mengecoh PERSATUAN, berkedok KERAKYATAN & MUSYAWARAH tapi melupakan KEADILAN hanya karena perbedaan kasta, suku, ras dan agama. Semoga jiwa yang sakit seperti ini segera sembuh dan waras kembali ! 📍Mksr, 01 Juni 2020. @kata.hm || @hm0.4

MANUSIA AJAIB BIN AJIB

Gambar
* Kadang separuh manusia itu lucu bin rada miring ! * Suka sekali melampaui batas yang Tuhan beri. Tak jarang juga menganggap dirinya lebih. Urusan Tuhan di gilai. Urusan manusia lain ikut di campuri. Dia lupa asal dan akan berpulang kemana. Lupa setelah ruhnya lenyap, manusia lainlah yang mengurusnya. 📍Mksr, 29 Mei 2020. IG - @hm0.4 || @kata.hm

LUKA 🙂

Gambar
Nyatanya kita tidak pernah benar-benar sembuh, Kita hanya berdamai, kemudian berlapang dada menerima bahwa hidup bukan hanya tentang tawa dan suka, tapi juga tentang sembuh. 📍Mksr, 29 Mei 2020. IG : @hm0.4 || @kata.hm

Im a woman Part II

Gambar
Wanita dan emosinya. Wanita dan kecewanya. Wanita dan kekesalannya. Wanita dan semua rasanya. Ada yang tenang karena rayuan. Ada yang tenang dengan bujukan. Ada yang tenang setelah tangisan. Ada yang tenang dalam kesendirian. Aku wanita. Terkadang tenang setelah riuh. Kadang pulang tenang setelah bisu. Sesekali tenang setelah riuhku membisu. .Mksr, 26 Feb 20. @hm0.4 || @kata.hm

Im a woman Part 1

Gambar
Setiap wanita itu hebat, Terlepas dari apa gelarnya, Terlepas dari apa jabatannya, Terlepas dari siapa dia di luar sana, Terlepas dari cantik, anggun & wibawanya. Wanita tetaplah sama, sama hebatnya, sama mulianya. .Mksr, 20 Feb 20. @kata.hm || @hm0.4

KALAH & PAYAH. ( Part II )

Gambar
Kita yang masih sering kalah, Oleh ego yang senantiasa ingin meraja. Kita yang masih terlalu payah, Oleh rasa puas diri yang sebenarnya belum berhasil melakukan apa-apa. Kita yang masih sering kalah, Harusnya segera bangun dan pulih memperbaiki seluruhnya. Kita yang masih terlalu payah, Harusnya tahu diri bahwa hidup bukan hanya tentang "Say hay saja". Kita yang masih sering kalah, Harusnya tahu bahwa hidup terlalu singkat untuk sekedar hura-hura. Kita yang masih terlaly payah, Semoga segera waras dan benar-benar dewasa. Kita, tidak. AKU lebih tepatnya. .Mksr, 24 Des 2019. @kata.hm || @hm0.4

KALAH & PAYAH. ( Part I )

Gambar
Kita masih sering kalah, Kita masih terlalu payah, Menyalahkan kondisi dan siapa saja, Hanya agar diri merasa tidak bersalah, Kita masih sering kalah, Kita masih terlalu payah, Padahal sekedar mengakui salah, Hanya demi ego diri yang selalu ingin meraja, Kita masih sering kalah, Kira masih terlalu payah, Padahal tak semua pengakuan itu memalukan, Tapi dasar diri, selalu ingin merasa putih & suci. Lantas apa arti hidup ini, Selain bertopeng dan menindih, Menunggu hari pengunduran diri, Tertimbun tanah, terlupakan tak di aamiini. Kita, tidak. AKU lebih tepatnya. .Mksr, 23 Des 19. @kata.hm || @hm0.4

Baranjak Dewasa, Kita.

Gambar
Beranjak dewasa 🌹 Kita mulai menyeleksi seluruhnya, Mana yang harus di prioritaskan, Mana yang harus di kesampingkan, Mana yang harus di cukupkan, dan Mana yang seharusnya di istirahatkan. Selamat menyelesaikan, dan Selamat menyeleksi secara keseluruhan. Selamat bertumbuh, hidupmu seluruhnya milik mu. .Mksr, 12 Des 19. @hm0.4 || @kata.hm

Manusia dan Ego.

Gambar
"MANUSIA DAN EGO" Semakin hari makin menjadi. Kian hari makin meninggi lalu kemudian menindih. "MANUSIA DAN EGO" Lupa diri, miskin peduli. Ia memangsa diri sendiri. Tak luput juga orang lain ikut terhabisi. "MANUSIA DAN EGO" Menjadi, Meninggi, Menindih. Mksr, 19 Des 19. @hm0.4 || @kata.hm

DIAMNYA WANITA 🥀

Gambar
DIAMNYA WANITA 🥀 Kadang diamnya wanita tak tertebak oleh siapapun bahkan oleh dirinya sekalipun. Berhentilah menerka bahwasanya diamnya wanita ialah suatu masalah. Sebab, mungkin saja itu salah satu cara untuk mendamaikan seluruh risaunya. Ada banyak hal yang sulit wanita jelaskan. Bukan karena wanita terlalu banyak drama dan kerumitan. Bukan pula karena wanita selalu ingin diterka secara tepat akurat sesuai harapannya. Meskipun mungkin semua wanita menyukai hal yang demikian, sekiranya ? Misal diberi bunga tanpa diberi tahu sebelumnya ? Dihadiahi hal kecil tanpa sepengetahuannya ? Diperlakukan secara terhormat dimana saja dan kapan saja. Banyak hal-hal kecil yang bisa membuat mereka terkesima dan merasa berharga. TAPI BUKAN ITU INTINYA. Diamnya wanita, "mungkin" hanya karena mereka ingin memulihkan seluruh lelah yang tak bisa terjamah oleh semua bentuk bahasa. Tak bisa terselesaikan dengan sejuta tanya jawab berbalas tanda baca. Dan tak bisa terwakilkan oleh...

WANITA 🌹 || Aku juga.

Gambar
WANITA 🌹|| Salah satunya aku. ___________________________________________ Serumit mencari jarum dalam tumpukan jerami, jika kau tak mengerti. Tapi bisa semudah menaikkan layangan, jika kau paham. W-A-N-I-T-A. Ada yang sangat mudah membagi seluruhnya. Ada yang benar-benar bisu untuk sekedar meminta inginnya. W-A-N-I-T-A. Ada yang bergantung penuh manja nan ayu. Ada yang menumbuh kuat, hingga sulit jika ingin didekap. W-A-N-I-T-A. Tak perlu banyak basa-basi menanyakan apa yang ia suka & apa yang ia benci. Simpelnya "Wanita hanya ingin jadi satu-satunya". _____ Mksr, 25 September 2019. @hm0.4 || @coretan04

PANJANG UMUR PERJUANGAN 🌹

Gambar
Panjang umur perjuangan, Pendek umur para pembangkang, Panjang umur perjuangan, Pendek umur pembabi buta jalanan, Ntah apa yang merasuki mereka, Hingga tak lagi memihak kepada sesama, Perang saudara dimana-mana, Seolah mereka tak mengerti tugasnya apa, Serasa NKRI bukan lagi milik bersama, Serasa NKRI bukan lagi untuk dijaga, NKRI harga Mati ? Betulkah ini ? Lantas mengapa ada ricuh, tembakan, pentungan, pukulan, pengeroyokan dan adu jotos setengah mati ! Semoga yang berdasi di gedung sana mengerti, Bahwa aksi ini bukanlah ajang unjuk gigi, Melainkan aspirasi para anak negeri, Menolak peraturan yang menggelikan sekali. Panjang umur perjuangan, damailah aksi ini kawan, Jangan lagi ada yang saling menyerang, Sebab kita setujuan, menyerukan keadilan, Agar para tuan disana paham, apa itu kemanusian. Mksr, 26 September 2019. @hm0.4 || @coretan04

TOLONG, SIAPA SAJA.

Tolong, siapa saja. Tolong, siapa saja. Tolong, siapa saja. Tolong, culik saja saya. Tolong, buat saya lupa semuanya. Tolong, culik saja saya. Tolong, buat saya melupakan seluruhnya. Lelah, Muak, Jenuh, Jiwa saya mati sebelum waktunya. Rumah bukan lagi tempat pulang. Tapi tempat penyiksaan dari mereka yang ku cinta. Lelaki dewasa dengan tingkat ego dan kekerasannya. Wanita dewasa dengan tingkat ego yang sama serta tangisan yang tidak berguna tapi selalu menggebu kemana-mana. 2 anak-anak, 1 beranjak dewasa, 1 beranjak remaja. Malang, Kasian, Mereka tersiksa batin disana. Memorynya penuh rekaman keributan, cacian, teriakan, makian. Terekam semua keburukan, merusak mental masa depan. Kasian mereka, tumbuh dalam lumpur yang mengikat dan mengakar. Sementara yang menulis ini, sesekali mengusap mata, melap air mata, sesekali memukul kepala. Hahahaha, Sedikit lagi dia gila, mungkin saja. Hahahaha, Sedikit lagi dia gila, saya tepatn...

PULANG LEBIH CEPAT.

Gambar
Terkadang orang tua berkata begini : Tidak apa-apa kalau memang harus begini Toh anak-anakku juga sudah (besar) dewasa. Mereka sudah bisa makan sendiri. Sudah bisa mandiri. Jadi kalaupun mereka harus terpisah, ya tidak apa-apa. Hahaha, tertawa terpingkal-pingkal, sesekali memukul kepada, sambil menangis seperti orang gila. Hahaha... Hahaha... Hahaha... Lucu yah... Mereka lupa 1 hal bahwa : Anak yang menurut mereka sudah (besar) dewasa itu juga sudah tau bagaimana caranya menghilangkan diri dari dunia tanpa diketahui oleh siapa-siapa ! Mengasingkang diri, menepikan diri, gelap, sunyi, senyap dan kemudian LENYAP ! Pulang lebih cepat 🍃 Ini lebih nikmat daripada harus hidup dengan raga yang di isi oleh jiwa yang telah mati sebelum waktunya. Esok lusa mungkin bisa di coba. Mengakhiri lelah, menyembuhkan seluruh duka, menguburkan jiwa yang telah mati lebih dulu sebelum waktunya. Persetan tangisan duka, ucapan bela sungkawa dan semacamnya. Mereka juga tidak peduli bu...

Kita BERBEDA tapi kita SAMA.

Gambar
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Salam sejahtera bagi kita semua. Shalom. Om swastiastu. Namo buddhaya salam kebajikan. Apapun dan bagaimanapun caramu memberi salam atau menyapa untuk menyerukan kedamaian, semuanya setujuan, tiada lain hanya untuk MEMPERERAT TALI SILATURAHMI SESAMA MANUSIA. Cuman mau bilang ayolah serukan kedamaian tanpa ada syarat yang terlalu mendominasi, tanpa unsur anu dan ini. Tak apa kita berbeda asal tak pernah saling mencela, apalagi saling mengklaim suci ataukah hina. Sebab apapun sebutan Tuhan yang kau percaya, kita sama, sama-sama hanya seorang hamba. Note : PELANGI takkan indah jika tak beraneka warna. "Maafkan jika penulisan salam saya salah". .Mksr, 11 September 2019. @hm0.4 || @coretan04 https://www.instagram.com/p/B2MkNEjBu5t/?igshid=m7usmaipunx2

Sekolah, takdir & introvert yang klenik.

Gambar
Ada yang sekolah, Tapi sekedar datang mengisi kursi & absensi. Ada yang sekolah, Tapi sekedar berganti seragam setiap hari. Ada yang sekolah, Tapi sekedar datang menemui teman kemudian mencari jalan keluar tersembunyi. Ada yang sekolah, Tapi sekedar untuk memiliki selembar kertas sebagai bukti kelulusan yang terlegalisir stempel dan tiga jari. Ada yang sekolah, Tapi sekedar mengisi masa disetiap pergantian usia, sampai menua di kursi yang berbeda. Dan ada yang sekolah, Hanya demi membuat orang tuanya merasa. bangga. Tak ada yang tau mana yang paling tepat disitu. Kepastiannya ialah Takdir Tuhan tidak bisa kau ganggu gugat, tapi Tuhan yang Maha Asik mengijinkanmu untuk mengusahakan yang terbaik. Introvert, hidup saja dengan caramu ! Jika harus gila, kenapa tidak ? Jika harus sendiri, kenapa tidak ? Ramai belum tentu damai. Dunia memang kurang asik jika kau tak pernah melewati batas kewarasan mu yang sedikit klenik. Mksr, 16 Agustus 2019. @hm0.4 || @coretan0...

Sudah dewasa, Aku ?

Gambar
Terlalu dini untuk berkata bisa, Terlalu dini untuk berkata telah, Terlalu dini untuk berkata sudah, Terlalu dini untuk berkata sanggup iya. Terkadang waktu memang begitu, tanpa sadar mendidik mu menjadi sosok yg lebih dari keharusan mu di waktu itu. Terkadang memang begitu & sialnya lagi mau tidak mau, kau harus mengiyakan, sebab  ketentuan dari waktu adalah "SEKALI & TIDAK BISA KAU ULANGI KEMBALI". Hasilnya ialah : 1. Jadi dewasa tepat waktu, 2. Jadi dewasa di waktu yg tepat, atau, 3. Tumbuh menua tapi tak dewasa. Aku ? .Mksr, 02 Juli 2019. @hm0.4 || @coretan04

Tau Diri, Akan Wafat

Gambar
Terlalu dini untuk dinina bobokan. Tapi sudah cukup usianya untuk dibangunkan. Terkadang si Fulan memang suka keterlaluan. Mengaku paling berwenang, ia lupa peran Tuhan ! Mengaku telah berusaha, padahal ia hanya berucap "SUDAH". Mengaku telah berpasrah, padahal ia hanya berkata "TERSERAH". Berhentilah berpura-pura, sebab Tuhan itu Maha segalanya. Jadilah si Fulan yang taat, setidaknya tau bahwa kau itu akan wafat. Selamat beristirahat nalar, tetaplah merasa. Selamat beristirahat rasa, tetaplah berlogika. .Mksr, 01:12 || 11 Juni 2019 @hm0.4 || @coretan04

KEDUDUKAN, Adab & Wibawa.

Gambar
Kedudukan. Biarkan org lain yg melambungkan namamu, tanpa harus kau sodorkan dirimu, menjelaskan hebatmu, menerangkan segala lebihmu & merincikan kuasamu. Langit tak pernah berteriak utk menegaskan posisinya, Tanahpun tak pernah memberontak utk menjelaskan kuatnya. 1 hal lagi, diatas kuasa selalu ada ADAB & WIBAWA ! You can buy a position but you can't buy respect!. .Mksr, 24 Juni 2019. @hm0.4 || @coretan04

Jangan, Cuci Tangan.

Gambar
Jangan mencuci tangan, Kemudian mencelupkan tangan orang lain untuk kesalahan yang seharusnya kau tanggung sendiri ! Jadilah baik. Bertanggung jawab atas dirimu sendiri. Lebih penting menjadi Orang baik. Meskipun menjadi Orang penting itu juga baik. .Mksr, 25 Juni 2019. @hm0.4 || @coretan04